Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2009

TIPS HUBUNGAN CINTA JARAK JAUH

Bukanlah akhir dari segalanya jika kekasih Anda pindah atau bekerja di tempat yang jauh. Ini artinya Anda harus melakukan segala sesuatu yang sedikit berbeda sehingga jarak tidak lagi menjadi masalah.

Berikut lima tips untuk mempertahankan hubungan ketika Anda berdua terpisahkan oleh jarak:

Tetap berhubungan setiap saat
Kunci mempertahankan hubungan cinta jarak jauh adalah tetap mengadakan hubungan terus menerus. Chatting, saling SMS, telepon atau email secara teratur adalah langkah yang dapat dilakukan sekalipun hanya untuk menceritakan hari-hari yang membosankan. Ini akan membuat Anda merasa seperti Anda bagian dari hidup masing-masing sekalipun Anda terpisah bermil-mil.

Tunjukkan padanya Anda perhatian
Jangan Tunjukkan padanya Anda perhatian biarkan jarak mencegah Anda menujukkan padanya Anda meberikan perhatian. Kirimi dia e-card yang lucu , hangat dan menyentuh atau kirim dia buku yang selalu dia inginkan membacanya. Ini akan menyentuhnya dan membiarkan dia tahu bahwa Anda tengah memikirkannya.

Jangan biarkan perselisihan hidup
Selalu cari solusi segera mungkin ketika Anda berselisih karena semakin lama dibiarkan, masalahnya akan semakin rumit. Jangan pernah menggantungkan pada masing-masing atau mengabaikan e-mailnya. Ketika Anda jauh, telepon dan e-mail menjadi jembatan buat Anda.

Bersemangat dan lakukan sesuatu milik Anda
Jangan menyia-nyiakan hidup hanya karena dia jauh. Tetaplah pada rutinitas biasa atau mungkin lebih baik. Untuk semua kesempatan yang Anda batalkan atau ketika memutuskan tidak punya waktu karena dia, sekarang saatnya untuk melakukan semua itu.

]Realistis
Jangan harap dunia akan pindah ketika Anda akhirnya bersatu kembali. Ada banyak hal yang perlu dipahami. Ia telah berada di lingkungan yang berbeda sehingga pahamilah ia perlu waktu untuk beradapatasi kembali hidup di rumah bersama-sama. Sisihkan waktu dan saling bicara apa yang tengah terjadi. Walaupun ini adalah cara sensitif untuk memahami kehidupan masing-masing.

Pintar ga pasti bakalan sukses


Banyak orang tua mengharapkan anaknya kelak akan berhasil.Maka dari itu para orang tua selalu mendukung kegiatan belajar anak anaknya.Sampai harus mengeluarkan biaya yang relatif mahal untuk pendidikan sa`at ini.
Terlintas di benak saya apakah kita..para pelajar bila belajar dengan giat akan sukses ? apakah bila kita pintar di bidang akademik maka kita telah terjamin masa depannya ??

Pertanyaan itu terjawab ketika sebuah obrolan di kelas dengan teman di belakang tempat aku duduk.
kami mengobrol soal cita cita.Cita cita bisa di dapat dari kerja keras dan karena itu kita semua (para pelajar) harus bangun pagi mengerjakan tugas,belajar ,dengan tujuan sukses dan meraih apa yang di sebut cita-cita.
Saya pribadi memang sa`at dulu ingin menjadi sosok seorang dokter yang bertanggung jawab telah menolong ribuan nyawa,Namun ketika itu saya berpikir kembali.Apakah itu cita cita saya ?? apapakah dengan sekolah kita benar benar bisa mewujudkan cita cita kita ??

Orang tua banting tulang dan kita harus sekolah dengan sungguh sungguh itu sudah menjadi realita absolut bagi hampir setiap murid di kelas kami.
Saya sebetulnya kadang jenuh akan tuntutan orang tua yang mengharuskan kita pintar secara akademik.Toh kenyataannya bahwa IQ hanya menentukan 25% dari kesuksesan sisanya EQ dan SQ.
Bahkan giring nidji pernah bilang pada saat wawancara tentang film laskar pelangi di sebuah stasiun tv bahwa dia dulu tidak begitu berprestasi di bidansig akademik tapi dia bisa berprestasi dalam bidang musik.

Itulah nampaknya gambaran bahwa se`orang nidji yang bisa di bilang sukses tidak harus pintar dan begitu juga orang orang pintar tidak selalu sukses?

Saya pribadi tersadar bahwa cita cita manusia pada dasarnya “sukses” Kita semua bukan akan sukses tetapi HARUS sukses.

So…ayo kita raih kesuksesan dalam hidup,karir,Lingkungan sosial,dan kehidupan kita di akhirat kelak,tanpa memandang pintar sebagai landasan kesuksesan.namun “Keahlian dan Talenta” sebagai awal menuju kesuksesan.